Selasa, 24 Juni 2014

Garuda diminta siapkan pesawat sapu jagat

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah meminta PT Garuda Indonesia menyiapkan pesawat sapu jagat. Pesawat ini tujuannya untuk mengangkut masyarakat yang kehabisan tiket reguler."Tambahan pesawat sapu jagat ini untuk menyapu masyarakat kalau seandainya diperlukan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung, setelah rapat koordinasi di Kementerian Perdagangan, Rabu, 24 Juni 2014.Menurut Chairul, pesawat sapu jagat tersebut nantinya akan menggunakan armada Garuda yang berukuran besar. Salah satunya adalah Boeing 747 yang bisa mengangkut penumpang dengan jumlah yang banyak.Garuda sebenarnya telah menyiapkan tiket sebanyak 1,7 juta kursi untuk menyambut Lebaran. Namun, saat ini sebanyak 85 persen telah terjual. Hanya tinggal 255 ribu lembar tiket yang bisa diburu oleh penumpang sekarang.

Saat "Si Hijau" mulai terbang tinggi

TRIBUNNEWS.COM -- Persaingan bisnis penerbangan yng semakin sengit membuat sejumlah maskapai kembang kempis akibat tak mampu bersaing. Beberapa maskapai menyatakan berhenti beroperasi karena kesulitan keuangan. Terakhir, Tigerair Mandala  menyatakan bakalan menghentikan operasinya pada Juli mendatang. Ya, selain persaingan usaha yang sangat sengit di dalam negeri, kondisi perekonomian baik makro maupun mikro yang masih kurang stabil membuat manajemen airlines kesulitan bersaing. Selain kesulitan keuangan, mereka harus berhadapan  dengan maskapai-maskapai besar dengan modal cukup besar.Di tengah persaingan tersebut ada satu maskapai yang berhasil  mengembangkan diri di bawah tekanan tersebut. PT Citilink Indonesia, terus menambah armadanya. Kini anak usaha PT Garuda Indonesia tersebut,  menggenapkan jumlah pesawatnya hingga 25 unit Airbus A320. Manajemen maskapai dengan logo sayap-sayap dengan gradasi  warna hijau ini memproyeksikan hingga akhir tahun bisa mengoperasikan sebanyak 30 unit. Direktur Utama Citilink, Arif Wibowo mengatakan, maskapai berkonsep low cost carrier (LCC) ini terus menambah jumlah armada untuk bersaing.Semakin bertambahnya armada ini membuat "si hijau" kini mulai 'terbang tinggi' untuk bersaing dengan raja LCC saat ini, Lion Air.Keberhasilan Citilink melewati masa-masa sulit karena sejumlah lngkah strategisyang ditempuh manajemen. Beberapa langkah yang diambil ntara lain, memindahkan sejumlah penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Halim Perdanakusumah.Langkah ini terbukti ampuh. Halim diperuntukkan untuk penumpang dengan penerbangan satu kali, bukan transit. "Ini cukup efektif, karena jaraknya cukup dekat dengan kota Jakarta, ditempuh tidak lama hanya 25 menit. Selain itu penerbangannya pun tidak banyak menunggu, sehingga proses taxingnya cepat. Buktinya untuk rute-rute Halim, load factornya cukup tinggi mencapai 80 persen," ujar Arif.Pengalihan ini ternyata juga cukup efektif untuk meningkatkan ketepatan waktu terbang, hingga 81,7 persen. "Sebagai maskapai LCC, Citilink mesti mampu menyediakan kursi yang cukup dan penerbangan yang tepat waktu bagi penumpang," kata Arif kepada Tribunnews.com di kantornya, akhir pekan lalu.Hingga Juli pertengahan, maskapai ini bakal meningkatkan frekuensi hingga 48 penerbangan melalui Halim Perdanakusuma, sedangkan sebanyak 80 frekuensi yang sebagian besar melayani penerbangan connecting tetap melalui Bandara Soekarno Hatta.Langkah kedua Citilink adalah dengaan melakukan konsolidasi rute. Sejumlah rute seperti Banjarmasin dan Balikpapan ditiadakan, dan memperbanyak di 22 rute andalan di sekitar Jawa dan Sumatera. Langkah ini cukup efektif meningkatkan load factor menjadi kurang lebih 75 persen. "Pada akhirnya, rute Banjarmasin dan Balikpapan pun akhirnya kami buka lagi," jelasnya.Untuk layanan bagi penumpang, selain merangkul sebanyak 4.000 agen travel, 'Si Hijau' juga bekerjasama dengan mini market. Tak kurang sebanyak 20.000 mini market antara lain Indomaret bisa melayani pemesanan tiket pesawat Citilink. "Mini market ini akan mempermudah calon penumpang untuk membeli tiket pesawat karena tersebat di banyak tempat," jelasnya.Langkah-langkah strategis yang telah dilakukan tersebut, oleh lelaki asal Purwokerto tersebut dianggap bisa melambungkan "Si Hijau" terbang semakin tinggi. Ia memperkirakan langkah itu bisa menunjang target pertumbuhan penumpang menjadi total sebesar 14 juta pada 2016 mendatang. Pada 2016 nanti Citilink diproyeksikan telah menggunakan sebanyak 50 unit Airbus A320 dengan penerbangan sebanyak 300 frekuensi per hari. Pada 2013 lalu Citilink berhasil mengangkut sebanyak 5,43 juta penumpang, sedangkan tahun ini diperkirakan penumpangnya melonjak hingga 8,2 juta.(Hendra Gunawan)

AirAsia Zest Incar Rute Penerbangan Baru ke Myanmar



AirAsia Zest, unit AirAsia di Filipina, saat ini sedang melirik untuk membuka rute penerbangan baru ke Myanmar. Hal itu terungkap dari dokumen pengajuan izin kepada otoritas penerbangan sipil Filipina (CAB).

Dalam permohonannya kepada CAB, AirAsia Zest meminta izin untuk melayani rute penerbangan antara Manila dan Yangoon, pusat komersial dan bisnis utama di Myanmar, sebanyak tujuh kali dalam sepekan. Ini artinya AirAsia Zest memerlukan 1.260 kursi per minggu untuk rute Manila-Yangoon dan jumlah yang sama juga berlaku untuk rute sebaliknya.

Baca cerita lengkap: indo-aviation.com

Minggu, 22 Juni 2014

Kalah Bersaing, Maskapai Penerbangan Berguguran



tempo.co

Tumbangnya maskapai penerbangan Tigerair Mandala menambah kelam industri penerbangan di Indonesia. Sebab, sebelum Tiger, sudah ada dua maskapai yang tutup dalam waktu berdekatan, yakni Merpati Nusantara Airlines dan Batavia Air.

Batavia Air mengumumkan penghentian kegiatan operasi pada Januari 2013, kemudian Merpati pada 31 Januari 2014 dan terakhir Tigerair mulai 1 Juli 2014. Belum lagi kalau diurut ke belakang dengan menambahkan nama Star Air, Jatayu, dan Bouraq.

Sedangkan perusahaan yang masih bertahan, sebagian membukukan rugi. Sepanjang kuartal I 2014, PT Garuda Indonesia Tbk melaporkan rugi bersih sebesar US$ 164 juta. Indonesia AirAsia merugi Rp 390,4 miliar, berbanding terbalik dengan keuntungan Rp 42 miliar yang didapat pada periode yang sama tahun 2013.

Baca cerita lengkap: tempo.com

Wings Air Resmi Terbangi Semarang-Bandung



indo-aviation.com

Maskapai penerbangan Wings Air yang merupakan anak perusahaan Lion Group resmi menerbangi rute Semarang-Bandung pada Jumat (20/6) sebagai salah satu langkah agresif mereka dalam meningkatkan jumlah penumpang.

Ditemui di sela-sela pembukaan rute baru itu Direktur Operasional Wings Air Kapten Redi Irawan mengatakan, rute itu bakal diterbangi dengan pesawat ATR 72-500/600 itu dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 72 kursi dengan nomor penerbangan IW 1897.

”Sementara ini frekuensi penerbangan masih sekali dalam sehari. Namun optimistis ke depan kami akan meningkatkan kapasitas penumpang dengan menambah frekuensi penerbangan untuk jalur tersebut,” ungkapnya seperti dilansir suaramerdeka.com

Adapun jadwal keberangkatan dari Bandara Ahmad Yani pukul 16.05 WIB dan tiba di Bandung pukul 17.15 WIB. Adapun keberangkatan dari Bandara Husein Sastranegara pukul 17.40 WIB dan tiba lagi di Semarang pukul 18.50 WIB.

Baca cerita lengkap: indo-aviation.com

Citilink Gelar Kampanye Keselamatan Penerbangan


JAKARTA – Maskapai penerbangan nasional berbiaya murah, Citilink menyelenggarakan kampanye keselamatan di sisi udara atau Ramp Safety Campaign, di lingkungan Terminal 1C Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Hal ini dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan penerbangan.

“Citilink terus berupaya menajamkan standar keselamatan dan kenyamanan bagi penumpang, kegiatan ini merupakan komitmen kami untuk terus menjadi yang terdepan dalam hal keselamatan dan keamanan penerbangan,” ucap Direktur Utama Citilink Arif Wibowo, di Jakarta, Jumat (20/6).

Sabtu, 21 Juni 2014

OBYEK WISATA BALI

PETUALANGAN DAN WAHANA
- Taman Safari Bali
- Rafting di Sungai Ayung

PANTAI DAN KEPULAUAN
- Pantai Kuta
- Pantai Sanur
- Pantai Lovina
- Nusa Lembongan
- Pantai Pemuteran Bali

BANGUNAN BERSEJARAH MONUMEN DAN CANDI
- Tanah Lot
- Desa Trunyan

TAMAN NASIONAL , AIR TERJUN DAN ALAM
- TN Bali Barat
- Goa Gajah

"GN Ticketing Online" ( gnticketing.blogspot.com ) melayani penjualan tiket pesawat Domestik & Internasional ( Online & Offline)

Email : Info.gnticketing@gmail.com
Phone : 082144579790
Whatsapp : 081339334045
ID Yahoo : Reninaagustin

PANDUAN WISATA BALI

GAMBARAN UMUM BALI

Siapa yang tak kenal Bali, salah satu pulau terindah yang ada di Indonesia. Bali mempunyai banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Denpasar yang menjadi ibukota Bali tumbuh menjadi kota pariwisata yang sangat berkembang. Pulau yang mendapat julukan Pulau Dewata ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Sebagian penduduk Bali memang bekerja di bidang pariwisata. Meskipun banyak mendapat kunjungan wisatawan asing dari berbagai negara di dunia, Bali tetap menjaga kuat tradisi dan adat istiadatnya. Banyak acara-acara tradisi khas Bali yang bisa Anda jumpai saat Anda berkunjung ke sana.

SEJARAH BALI

Sekitar tahun 3000-2500 SM penghuni pertama Pulau Bali yang bermigrasi dari Asia diperkirakan datang ke pulau ini. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya peninggalan peralatan dari batu di desa Cekik sebelah barat Pulau Bali. Semenjak ajaran Hindu muncul di Pulau Bali, maka berakhir pula zaman prasejarah di Pulau Bali. Hal ini dibuktikan dengan tulisan berbahasa Sanskerta, dari India pada tahun 100 SM. Setelah abad ke-1 Masehi, kebudayaan Bali mengalami peningkatan proses yang sangat pesat. Hal ini dipengaruhi oleh masuknya kebudayaan India.

YANG DAPAT DITEMUI

Pantai di Bali terkenal dengan keindahannya seperti Pantai Kuta yang terkenal dengan keindahan sunsetnya. Datanglah ke Pantai Lovina karena di sini Anda bisa menyaksikan secara langsung ratusan lumba-lumba yang lucu dan bersahabat. Di Bali juga ada Taman Safari yang patut Anda kunjungi dan menyaksikan berbagai atraksi hewan yang menarik.

YANG DAPAT DILAKUKAN

Bali terkenal memiliki beraneka macam tempat wisata menarik yang bisa Anda kunjungi dengan berbagai aktivitas seru yang juga bisa Anda lakukan di sana. Ingin menikmati permainan-permainan seru yang bisa menguji adrenalin Anda? Datanglah ke Nusa Dua dan Tanjung Benoa yang terletak di ujung selatan Bali. Di sini Anda bisa menikmati aneka permainan seru diantaranya jetski, banana boat, parasailing, snorkeling, scuba Diving dll. Yang hobi surfing bisa datang ke Pantai Dreamland. Ombak di pantai ini sangat cocok untuk surfing. Jika Anda ingin berburu aneka souvenir datanglah ke Pasar Sukowati. Aneka macam souvenir dan kerajinan khas Bali dijual dengan harga miring di tempat ini.

MAKANAN YANG HARUS DICOBA

Kuliner khas Bali sangat cocok bagi Anda para penggila masakan pedas karena banyak masakan Bali yang bercitarasa pedas, salah satunya adalah betutu. Kuliner ini terbuat dari ayam atau bebek utuh yang diisi dengan bumbu dan dimasak dengan cara dipanggang di api sekam. Betutu sangat terkenal di Bali dan banyak yang menggemari. Nasi jenggo, kuliner Bali lainnya dan sangat cocok untuk Anda yang tak suka makan dengan porsi banyak. Nasi jenggo ini mirip dengan nasi kucing yang ada di Jogja namun dengan lauk yang sangat berbeda yaitu mie goreng, sambal, serundeng dan ayam suwir pedas. Masakan khas Bali selanjutnya adalah sate lilit, terbuat dari daging sapi, ayam atau bebek yang digiling dan dicampur dengan aneka bumbu lalu dililitkan pada tusuk sate yang terbuat dari bambu kemudian dimasak dengan cara dibakar.

BANDARA DI BALI

Bali melalui jalan udara di layani oleh Bandara Ngurah Rai.

Bandara Ngurah Rai Bali mungkin kode DPS untuk Denpasar (dan juga dikenal sebagai Denpasar International Airport) tapi itu sebenarnya terletak 13 km selatan Denpasar dan hanya 2,5 km dari Kuta. bandara ini sebenarnya terletak antara Kuta dan Jimbaran, sekitar 30 menit dari Denpasar. Ngurah Rai adalah bandara internasional tersibuk ke-3 di Indonesia(setelah Jakarta dan Surabaya) dan pusat utama yang terhubung ke Australia, Asia Tenggara, dan sisanya dari Indonesia. Bandara dinamai I Gusti Ngurah Rai, karena seorang Pahlawan Nasional Indonesia yang meninggal dalam Puputan (bertempur sampai mati) melawan Belanda di Marga selama Revolusi Indonesia pada tahun 1946
Menuju pusat kota dari Bandara

Beberapa hotel melayani transport gratis dari bandara dan banyak taksi tersedia: pergi ke stand tiket(di sisi kanan pintu keluar), membeli tiket bertarif tetap. Jika kamu bepergian dengan anggaran yang terbatas anda bisa menggunakan Taksi Blue Bird yang aman dan dapat diandalkan, dan tarif sedikit lebih murah daripada tarif taksi prabayar. Jika kamu ingin yang lebih murah,anda bisa menggunakan bemo yang biasanya menuju ke kuta.



Jumat, 20 Juni 2014

Mandala Benar-Benar Berhenti



Masih inget banget saat Mandala mulai lagi mengepakkan sayapnya pada tanggal 5 April 2012, namun hanya dalam waktu dua tahun kita di kejutkan dengan pemberitaan Mandala berhenti beroperasi terhitung mulai tanggal 1 Juli 2014.

Kita mungkin mendengar mandala telah mengurangi sembilan rute penerbangan pada 10 Februari sampai 14 April 2014. Dan kita tidak pernah berpikir Mandala akan mengambil keputusan untuk berhenti beroperasi.

Lagi-lagi masalah keuangan mereka yang tidak kunjung membaik, disampaikan oleh Ketua Dewan Komisaris Mandala Airlines Jusman Syafii Djamal. Beliau mengatakan, keputusan dewan komisaris mengambil keputusan dengan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti meningkatnya biaya operasional akibat depresiasi rupiah yang cukup tajam dan kondisi pasar yang sedang turun. Sangat disayangkan satu lagi maskapai penerbangan Indonesia memilih untuk memberhentikan penerbangan. Meski sebelumnya telah mencoba untuk bertahan dengan bekerjasama dengan Tiger Air namun itu tidak cukup untuk membantu keuangan Mandala.

Semoga saja ini menjadi kabar terakhir dari penutupan atau pemberhentian maskapai Indonesia dan untuk informasi lebih lanjut mengenai klarifikasi maupun bantuan bisa langsung mengunjungi situs Tiger Air, atau menghubungi call center Mandala di (+62 21) 2939-6688 atau call center Tiger Air terhitung dari tanggal 18 Juni 2014 hingga 31 Juli 2014